Sepertinya Hal ini sedikit jauh dari Kisah Cinta yang terjalin sekarang antara aku dan dia..
Tapi.. Sedikit kisah yang terjadi denganku.. Nhy..:-)
Kisah yang Terjadi.. when I was decided to far with my parents..
Menuntut ilmu ke sebuah kota sederhana.. Yogyakarta.. dulu aku pernah punya impian.. aku ingin langkahkan kakiku di Jogja walau harus sendiri.. ternyata Allah itu Maha Mendengar dan Maha Tahu atas apa yang terjadi padaku..
Perlahan namun pasti.. ternyata itu jadi nyata.. aku sekarang di Yogya.. sudah hampir berjalan sekitar 6 Bulan Aku disini..dengan Suasana Baru bahkan Tanpa aku sadari.. di sini Aku TAK PUNYA KELUARGA DEKAT.!!! Aku seorang gadis kecil.. langkahkan kaki di kampoeng orang yang sangat jauh dari keluargaku… Kalimantan.. ya.. itulah Asalku.. tempat kelahiranku.. tempat aku memanjakan kehidupanku bersama kedua orang tuaku serta bercanda dengan adik-adikku…
Sekarang aku udh kuliah, mulai memahami bahwa ternyata DUNIA itu kejam yah.. aku rasakan.. aku kira acara show di TV itu hanyalah sebuah judul belaka, tapi nyatanya itu benar perlahan ku rasakan..aku yang harus memahami banyak pribadi orang lain, tak bisa mengeluh dengan siapa-siapa.. hanya Allah tempatku mengadu dalam setiap gerak sholat dan bacaan Qur’an ku.. Aku tak bisa selalu berbagi dengan orangtuaku atas apa yang terjadi padaku di setiap waktu, Itulah resiko ku.. aku TIDAK BOLEH MENGELUH..!!! KARENA KEPUTUSANKU YANG INGIN JAUH DARI MEREKA UNTUK SEBUAH KEHIDUPAN AWALKU.. aku ak ingin mereka miliki beban lagi.. aku tak mampu.. aku ingin buktikan pada mereka aku mampu menjadi sosok yang kuat, dan mampu menjadi panutan adik-adikku..
Terkadang aku kangen, aku butuh mereka, dan terkadang juga air mataku menetes begitu saja.. akupun tak tahu.. Hanya Allah yang Dapat ketahui itu semua.. AKU punya kekasih.. bahkan ku harapa dia kelak masa depanku.. aku membayangkan ketika aku harus mengurus kehidupanku, dan semua tanpa Kedua Orang Tuaku.. JIKA HANYA SEPERTI INI AKU MENYERAH, seberapa PENGECUTNYA aku kalau hal ini saja tak bisa ku lewati, apalagi hal yang lebih besar kelak..:) biarlah.. Ya ALLAH.. aku hanya pinta kuatkan aku, berikan aku kesehatan dan kekuatan yang buat aku selalu tegar tanpa mereka orang yang aku sangat sayangi di sampingku, Jadikan aku sosok yang Memang harus AKU DAPATKAN dan menjadi pribadiku kelak..
Amin..
My Story in Yogyakarta, 18 Oktober 2010
Jumat, 29 Oktober 2010
My Journey Of My Day As Student Who is So Far with My Parents
Yogyakarta, Sabtu 30 Oktober 2010
Ketika waktu harus membuat aku berpisah sangat jauh dengan kedua orang tuaku…
Disinilah aku harus menetapkan sebuah pilihan demi masa depanku juga kebahagiaan orang tuaku..
Tak ada sebuah pilihan yang mudah… semuanya punya resiko yang ada…
Disinilah perjuanganku di mulai.. disinilah awal langkahku berpijak seiring lanhgkah dan cerita hidup yang sudah harus aku jalani walau terkadang aku tak mampu hadapinya dengan kesendirianku..
Melangkah demi langkah..perlahan memasti untuk sebuah masa yang akan indah pada waktunya.
Mengalah demi sebuah keegoisan untuk sebuah kebahagiaan orang yang sangat dan sungguh aku kagumi dan cintai demi ALLAH..!!!!
Mamah.. Papa.. adek.. dan semua yang telah mendukungku baik Moral dan Doanya.. aku akan suguhkan KEBANGGAAN pada kalian.. akan aku suguhkan Keberhasilanku Pada KALIAN YANG PERCAYA PADA KEMAMPUANKU BAHWA AKU BISA “AKU MAMPU”..!!!!
Kekuasaan hati kini aku yang kuasai.. terkadag dalam sepi pun. Aku mengingat hal yang seharusnya tak aku ingat.. namun BUKAN DI LUPAKAN.. Tetapi di Di selipkan sesaat dalam sebuah kesibukan..
Terkadang AKU MENANGIS dalam heningnya malam.. dalam sepinya ruang yang kosong.. aku terbaring.. lalu duduk di sudut ruang yang tak begitu besar namun buat aku nyaman.. dan di sanalah kisah seorang mahasiswi Universitas Islam Indonesia ini dimulai..
Aku mungkin salah satu mahasiswi dari ratusan bahkan ribuan mahasiswa/mahasiswi yang berpisah dengan orang tuanya demi SEBUAH KEBERHASILAN DAN PERANTAUAN..
Terpisah dari orang tua bukan lah hal yang mudah.. mungkin dalam hitungan hari..kau msih mampu menikmati ruang baru di luar lingkungan dahulu.. tapi lambat perlahan,aku mulai rasakan kejenuhan yang terkadang buat aku menangis.. menangis..menangis.. dan rasanya ingin berteriak..”Tuhan.. Aku sendiri disini.Tak ada saudara Kandung bahkan Seorang Keluarga pun.. aku sendiri dalam Perjuanganku.. AKU HANYA INGINKAN.. JIKA AKU JAUH DARI MEREKA YANG AKU CINTAI.. Jagalah mereka.. TAKWAKAN HATI MEREKA PADA JALANMU,Beri kesehatan selalu,dan tawa canda yang selalu hiasi raut wajah mereka.. bahkan AKU RELA KAU RENGGUT NYAWAKU.. ASAL MEREKA TENANG DISANA!!! DA N TAKKAN AKU MAAFKAN DIRIKU.. JIKA DISANA MEREKA TAK BAHAGIA TUHAN.!!!”
Hari yang aku jalani disini.. cukup lama dalam ukuran seorang muda seperti aku.. telah sedikit ataukah banyak hal yang aku dapat disini,baik dan buruk.. itulah kehidupan.. “MERASAKAN PAHIT HINGGA NANTI NIKMAT MANIS AKAN TERASA DENGAN SENDIRINYA”.. Aku belajar dari semua hal yang aku lihat,yang aku rasakan,yang aku lakukan,dan yang aku dapatkan. Semuanya real,dan takkan bisa di hindari..Namun aku bersyukur dan ku Agungkan nama Engkau Ya ALLAH..
Aku adalah manusia yang bisa dikatakan tak begitu berarti.. Aku pernah rasakan kesuksesan dan kepahitan yang aku alami di sekitar nafas kehidupanku..
Sempat langkahku terhalang dengan jutaan cobaan yang hamper buat aku “MATI MENYERAH DAN MEMAKI DIRIKU”. Terhimpit segala keputusan yang harus mendasari aku pada sebuah keputusan yang benar dan memang harus benar..!!!! Mengorbankan Egois,Kepuasan juga Kemewahan hidup yang pernah aku miliki.. aku terjatuh saat ini, namun aku juga harus bangun dan member senyuman indah pada mereka yang membutuhkanku.. aku yakin.. aku mampu buat mereka bangga dan takkan menyesal menghidupiku.. Disini aku hanya menyambung nyawa.. aku hanya satu anak manusia yang mencoba yang tak pernah aku tahu, melihat dunia lain yang berbeda dengan duniaku,mencoba menerima yang tak pernah aku sukai atau aku kagumi,melihat kehidupa sisi yang sangat berbeda degan caraku.. semuanya harus ku adaptasikan dengan sendiri,benar,dan harus aku lakukan.!!!!!
Ingin menangis ketika aku terpuruk dalam masalah yang tak bisa aku ceritakan pada siapapun.. namun enggan untuk bercerita.. enggan untuk berbagi masalahku..
Hanya bisa menghadapMU Tuhan, menengadah dan meminta, kuatkan aku dalam setiap langkah yang ada dan ringankan hati hamba dalam menerima ilmu baru yang akan menjadi penentu masa depan hamba ya Allah… Hamba meminta dengan tangisan untuk kebahagiaan mereka yang MENGHARAPKAN hamba.. Amin..
Ketika waktu harus membuat aku berpisah sangat jauh dengan kedua orang tuaku…
Disinilah aku harus menetapkan sebuah pilihan demi masa depanku juga kebahagiaan orang tuaku..
Tak ada sebuah pilihan yang mudah… semuanya punya resiko yang ada…
Disinilah perjuanganku di mulai.. disinilah awal langkahku berpijak seiring lanhgkah dan cerita hidup yang sudah harus aku jalani walau terkadang aku tak mampu hadapinya dengan kesendirianku..
Melangkah demi langkah..perlahan memasti untuk sebuah masa yang akan indah pada waktunya.
Mengalah demi sebuah keegoisan untuk sebuah kebahagiaan orang yang sangat dan sungguh aku kagumi dan cintai demi ALLAH..!!!!
Mamah.. Papa.. adek.. dan semua yang telah mendukungku baik Moral dan Doanya.. aku akan suguhkan KEBANGGAAN pada kalian.. akan aku suguhkan Keberhasilanku Pada KALIAN YANG PERCAYA PADA KEMAMPUANKU BAHWA AKU BISA “AKU MAMPU”..!!!!
Kekuasaan hati kini aku yang kuasai.. terkadag dalam sepi pun. Aku mengingat hal yang seharusnya tak aku ingat.. namun BUKAN DI LUPAKAN.. Tetapi di Di selipkan sesaat dalam sebuah kesibukan..
Terkadang AKU MENANGIS dalam heningnya malam.. dalam sepinya ruang yang kosong.. aku terbaring.. lalu duduk di sudut ruang yang tak begitu besar namun buat aku nyaman.. dan di sanalah kisah seorang mahasiswi Universitas Islam Indonesia ini dimulai..
Aku mungkin salah satu mahasiswi dari ratusan bahkan ribuan mahasiswa/mahasiswi yang berpisah dengan orang tuanya demi SEBUAH KEBERHASILAN DAN PERANTAUAN..
Terpisah dari orang tua bukan lah hal yang mudah.. mungkin dalam hitungan hari..kau msih mampu menikmati ruang baru di luar lingkungan dahulu.. tapi lambat perlahan,aku mulai rasakan kejenuhan yang terkadang buat aku menangis.. menangis..menangis.. dan rasanya ingin berteriak..”Tuhan.. Aku sendiri disini.Tak ada saudara Kandung bahkan Seorang Keluarga pun.. aku sendiri dalam Perjuanganku.. AKU HANYA INGINKAN.. JIKA AKU JAUH DARI MEREKA YANG AKU CINTAI.. Jagalah mereka.. TAKWAKAN HATI MEREKA PADA JALANMU,Beri kesehatan selalu,dan tawa canda yang selalu hiasi raut wajah mereka.. bahkan AKU RELA KAU RENGGUT NYAWAKU.. ASAL MEREKA TENANG DISANA!!! DA N TAKKAN AKU MAAFKAN DIRIKU.. JIKA DISANA MEREKA TAK BAHAGIA TUHAN.!!!”
Hari yang aku jalani disini.. cukup lama dalam ukuran seorang muda seperti aku.. telah sedikit ataukah banyak hal yang aku dapat disini,baik dan buruk.. itulah kehidupan.. “MERASAKAN PAHIT HINGGA NANTI NIKMAT MANIS AKAN TERASA DENGAN SENDIRINYA”.. Aku belajar dari semua hal yang aku lihat,yang aku rasakan,yang aku lakukan,dan yang aku dapatkan. Semuanya real,dan takkan bisa di hindari..Namun aku bersyukur dan ku Agungkan nama Engkau Ya ALLAH..
Aku adalah manusia yang bisa dikatakan tak begitu berarti.. Aku pernah rasakan kesuksesan dan kepahitan yang aku alami di sekitar nafas kehidupanku..
Sempat langkahku terhalang dengan jutaan cobaan yang hamper buat aku “MATI MENYERAH DAN MEMAKI DIRIKU”. Terhimpit segala keputusan yang harus mendasari aku pada sebuah keputusan yang benar dan memang harus benar..!!!! Mengorbankan Egois,Kepuasan juga Kemewahan hidup yang pernah aku miliki.. aku terjatuh saat ini, namun aku juga harus bangun dan member senyuman indah pada mereka yang membutuhkanku.. aku yakin.. aku mampu buat mereka bangga dan takkan menyesal menghidupiku.. Disini aku hanya menyambung nyawa.. aku hanya satu anak manusia yang mencoba yang tak pernah aku tahu, melihat dunia lain yang berbeda dengan duniaku,mencoba menerima yang tak pernah aku sukai atau aku kagumi,melihat kehidupa sisi yang sangat berbeda degan caraku.. semuanya harus ku adaptasikan dengan sendiri,benar,dan harus aku lakukan.!!!!!
Ingin menangis ketika aku terpuruk dalam masalah yang tak bisa aku ceritakan pada siapapun.. namun enggan untuk bercerita.. enggan untuk berbagi masalahku..
Hanya bisa menghadapMU Tuhan, menengadah dan meminta, kuatkan aku dalam setiap langkah yang ada dan ringankan hati hamba dalam menerima ilmu baru yang akan menjadi penentu masa depan hamba ya Allah… Hamba meminta dengan tangisan untuk kebahagiaan mereka yang MENGHARAPKAN hamba.. Amin..
Langganan:
Postingan (Atom)
